Thursday, January 29, 2009

Jakarta..semua ada…semua bisa

Mungkin gw mau bicara sedikit serius…Cuma sekedar curahan hati atas muaknya gw terhadap kota yang disebut ibu kota….sebagian orang menilai memang Jakarta adalah tempat mengadu nasib,mengadu peruntungan….namun setiap sesuatu ada baik dan ada buruk pastinya….mungkin agak sedikit ngelantur..tapi gw bicara kaya gini bukan karena sebab dan alasan…semua ini bermula dari terdengarnya berita bahwa makam/kuburan seorang teman, sahabat gw kena gusur karena terkena imbas pembangunan akses jalan oleh sebuah perusahaan mega bisnis keluarga yang melejit akibat lumpur LAPINDO, dan juga bergerak dibidang lain seperti MIGAS dan Bisnis lain….



Makam teman gw terletak di areal pemakaman di wilayah Jakarta Selatan, sebuah arela pemakaman yang beberapa waktu lalu daerah itu pernah masuk dalam syuting film misteri berjudul “Terowongan CASABLANCA”….Ceritanya disitu,tepat diatas makam teman gw mau dibangun jalan akses menuju perkantoran di daerah Rasuna Said…awalnya gw kira ini program pemerintah, namun belakangan baru gw ketahui bahwa ini hanya proyek si pemilik mega bisnis itu…emang sii izinnya resmi, namun seolah-olah hati nurani seperti udah ketutup…..Gila!!!catatan kehidupan makin bergulir aja…herannya gw ko orang mati aja masih bisa kena gusur, gimana yang masih hidup coba????udah gitu ada instruksi klo makam temen gw harus dipindahin…makin miris aja gw dengernya karena notabenenya temen gw wafat belum genap 2 tahun, namun tempat peristirahatnnya udah diganggu gugat dan di usik…klo begini mana istilah rest in peace buat almarhum yang telah wafat klo “Rumah” terakhir mereka aja masih diusik…tercatat ada 500 makam yang harus dipindahin, kebayang ga sih kaya apa sibuknya para pekerja makam dan kaya apa bentuk jasad mereka yang berbeda-beda tahun kematiannya….bahkan bokap almarhum temen gw aja sampe rela,menggendong jasad anaknya yang udah tulang belulang lengkap dengan kain kafannya tanpa menggunakan kurung batang atau peti apapun, sambil menahan air mata dan diringi jerit tangis adiknya yang perempuan,,namun itulah kasih sayang seorang ayah yang tiada batas….entah ga disediain atau apa, alat atau fasilitas untuk membawa jasadnya ga ada sama sekali…gw ga pernah tau….yang bikin sedih bokapnya menggendong jasad temen gw sampe nyebrang jalan raya dan berjalan kaki, gw sedih karena gw ga ada disitu buat ngebantu, hanya cerita dari bokapnya yang gw denger…gw berfikir…..apa kaya gini yang namanya kota megapolitan….tenyata ambisi dan kekuasaan emang udah membutakan hati nurani….uang udah berbicara lagi….gw ga tau ini salah apa bener, yang jelas gw sedih karena istirahat temen gw jadi ke ganggu…..

Lagipula klopun seumpama jalan akses itu udah jadi…yang katanya diperuntukan buat karyawannya, gw yakin jarang dan ga semua karyawannya berani lewat situ, karena jalanan akses itu tepat berada membelah ditengah2 areal pemakaman…lo tau sendiri sugesti orang2 kita dan bermacam-macam spekulasi tentang areal pemakaman pasti beragam, dan lebih condong ke hal-hal yang berbau mistis…but…that is live….makanya klo bisnis online lo udah mulai menghasilkan,apalagi misalnya cek adsense lo udah lumayan, ga ada salahnya lo beli tanah kavling, sekedar buat pesen tempat aja untuk peristirahatan lo yang terakhir, n di hak patenin deh tu tanah lengkap dengan surat-surat dan seritifikatnya biar ga ada yang ganggu gugat…

-Rest In Peace Melon my bro-


28 comments:

  1. Sabar sobb, itu kunci hidup di dunia.
    Sabar, berkarya dan menunggu rejeki. Semua masalah harus dilihat dari sisi positifnya, mungkin akhirnya ada hikmah yang lebih besar...
    (Blagak bijak padahal kagak mode: on)

    Cheers, frizzy.

    ReplyDelete
  2. what?? gw baru denger nih ta... lagian yg lo maksud belum genap 2 tahun siapa??? ... beli tanah kavling?? wah ntar ujung2nya juga di gituin lagi;....... lo tau ta tanah makam di jakarta itu kurang dan amat sangat kurang untuk warga jakarta yang saat ini masih hidupp...

    ReplyDelete
  3. Jakarta kayanya semakin sempit aja...
    mpe pemakaman digusur2 segala...
    heran ma pemerintah kita...
    heran juga ma pebisnis2 itu yg bisanya mengeruk keuntungan dari masyarakat kecil macam kita ini...

    ReplyDelete
  4. begitulah kehidupan ibukota kejam bro, tapi biarpun begitu kita tetap bertahan sambil mencari solusi itu semua

    ReplyDelete
  5. karena jakarta merupakan IBUKOTA....kaLo bapak kota siapa...?

    ReplyDelete
  6. Ibukota Jakarta lebih kejam daripada Ibi tiri...

    ReplyDelete
  7. gw punya solusi..contoh donk mendiang Pak harto, dimakamkan..di kampung halamannya..nah lo! jadi buat lu yg punya kampung halaman (tanya ma si mbah) musti reservasi tempat dan punya tabungan lebih buat biaya transportasi balik kampung nantinya. jadi buat yg emang asli jakarta dari nenek moyang...yaaah..cepet urus urbanisasi. atau trima nasib aza..suatu hari nanti makamnya bakal dibangun Mall, jalan raya, perkantoran, atau bahkan Toilet Umum. pisss..

    ReplyDelete
  8. Memang hal seperti itu sering kita dengar, dan miris rasanya mengetahui hal itu, apalagi ternyata yang digusir makam teman kamu, wah gimana pemerintah ya, sabar ya sobat, semua pasti sudah direncanakan Tuhan

    ReplyDelete
  9. soal gusur menggusur kukira ga cuma Jakarta
    dimana-mana ada, aksinya beda motifnya sama
    dimana penguasa kita juga pengusaha
    disitu tejadilah

    ReplyDelete
  10. Emang ya, orang sering lupa sama yang namanya MAti..
    Makanya inget2 nyaipin rumah masa depan kita...

    ReplyDelete
  11. di jakarta mah..mau bener juga bisa mu rusak juga bisa...kembali ke manusianya

    ReplyDelete
  12. itulah bro. kalau orang kaya tapi tidak diimbangi dengan iman dan taqwa jadinya ya hanya mikirin dunia aja. mereka lupa kalau mereka juga bakal mati. tp mereka semua pasti dapat balasannya.

    ReplyDelete
  13. moga mereka yg lewat jalan di atas kuburan itu tersentuh hatinya dan mau mengirim doa bagi yg mati dan mengirim uang bagi yg hidup. amin

    ReplyDelete
  14. Yang buat jalan harusnya sadar donk nantinya mau mati,emang enak da mati diganggu..

    ReplyDelete
  15. jahat nih doanya: moga2 si pemilik mega bisnis itu dkejar2 ma dosanya sendiri.. hidup kagak pernah tenang... jahat ya.. ga papalah...

    ReplyDelete
  16. gak di Jakarta aja... tanah makam di kota-kota lain juga udah pake sistem kontrak...tanah buat orang mati aja pake dikontrak-kontrakin kesian amat...

    ReplyDelete
  17. Doku berbicara sob. Emang bumi ini udah parah. Kadar persaudaraan udah menipis seiring Global Warming. Lho?

    ReplyDelete
  18. Jakarta oh Jakarta..,
    Semua ada tapi gak ada Bubur Manado en Bunaken..,
    hehehehe

    ReplyDelete
  19. Salam kenal mas Rocker. Orang yang sudah Hubuddunia, mata hati dan perasaan akan tertutupi dengan gemerlap dan semu-nya dunia. Maka begitulah watak orang-orang yang sudah tertutupi tidak ada perasaan belas kasihan or rasa kemanusiaan-nya terhadap sesama.

    Ya Allah berikanlah petunjuk-Mu agar senantiasa selalu dalam lindungan, berkah dan ridha-Mu.
    Amiinnnnnnn

    ReplyDelete
  20. Memang membuat miris bro itulah Jakarta

    ReplyDelete
  21. wow jalan yang seram......
    ngeilu kakiku membacanya.........

    ReplyDelete
  22. postingnya ngeri banget yah, untung maren pas aku kejakarta ga lewat sana..., hhiiiiii

    ReplyDelete
  23. Because the software takes care of everything, and pumps out a brand new, professional website that will promote the product of your choice, whether you start with one site two products of your choice - or as many products you can muster.

    ReplyDelete
  24. the article is very nice and an eye opener.

    ReplyDelete
  25. Thank you for your usefull information.I like this kind of post which tell us much wanderfull massage

    ReplyDelete
  26. Thank you for your usefull information!thank you~

    ReplyDelete
  27. Thank you for your usefull information.I like this kind of post which tell us much wanderfull massage

    ReplyDelete